Kereta Listrik Surabaya-Sidoarjo Ditargetkan Beroperasi 2029
Proyek Surabaya Regional Railway Line (SRRL) yang menghubungkan Stasiun Surabaya Gubeng dan Stasiun Sidoarjo kini memasuki tahap krusial penyusunan Detail Engineering Design (DED). Proyek ini diproyeksikan menjadi solusi transportasi massal utama bagi masyarakat Surabaya dan Sidoarjo, dengan target operasional penuh pada tahun 2029 mendatang.
Kemajuan Tahap Awal Proyek SRRL
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi secara resmi mengonfirmasi bahwa pemerintah tengah mengakselerasi pengembangan jalur kereta listrik ini guna menjawab kebutuhan mobilitas tinggi di wilayah aglomerasi Surabaya Raya.
Saat ini, Kementerian Perhubungan telah memulai proses penunjukan pihak penyusun DED, yang merupakan langkah teknis fundamental untuk memastikan pembangunan infrastruktur berjalan sesuai standar. Penyusunan desain teknis ini dilakukan oleh perusahaan asal Jepang, Chodai, yang mencakup perhitungan proyeksi jumlah penumpang serta rancang bangun stasiun-stasiun pendukung.
Tantangan Lahan di Depo Sidotopo
Di balik percepatan proyek, pemerintah mengakui adanya tantangan besar terkait pengembangan Depo Sidotopo yang akan menjadi pusat penyimpanan dan perawatan rangkaian kereta. Lokasi tersebut saat ini masih terkendala permasalahan status lahan yang sebagian di antaranya masih ditempati oleh warga.
Untuk menyiasati hambatan ini, pemerintah sepakat untuk memprioritaskan optimalisasi lahan yang sudah tersedia terlebih dahulu, sembari melakukan penyelesaian masalah tanah secara bertahap melalui skema reforma agraria yang tetap mengedepankan aspek kemanusiaan bagi warga terdampak.
Fokus pada Peningkatan Kapasitas Transportasi
Pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus melakukan koordinasi intensif untuk memastikan kapasitas layanan transportasi memenuhi standar kebutuhan masyarakat ke depan.
Proyek SRRL tidak hanya dipandang sebagai pembangunan fisik, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam mengurai kepadatan lalu lintas dan meningkatkan efisiensi mobilitas warga di koridor Surabaya–Sidoarjo.
Dengan progres yang kini telah berjalan di tahap perancangan teknis, pemerintah optimistis bahwa kehadiran kereta listrik ini akan menjadi katalis utama dalam transformasi sistem transportasi publik di Jawa Timur.
Sumber Referensi:
- Kompas.com (2026). Kereta Listrik Surabaya-Sidoarjo Ditargetkan Beroperasi 2029.
- Pemerintah Provinsi Jawa Timur (2026). Rencana Strategis Pengembangan Transportasi Massal Regional Surabaya Raya.




